Dola Doli goes to Bandung - Indahnya Kebersamaan
Berawal dari Gathnas VII Batu-Malang pertengahan Februari 2015 tepatnya peserta yang menumpangi bus meeting point stasiun Pasar Turi, pertemuan dan keakraban kami terus berlanjut sampai sekarang. Terima kasih untuk Jalan2.com yang
telah mempertemukan kami yang kini tak hanya menjadi teman, sahabat,
tetapi sudah menjadi keluarga cemara yang harmonis (lebay dikit boleh
kan maklum di dalamnya ada yang dipanggil Mama, Om, Tante dan yang masih
muda sebagai anaknya
).
Ide untuk kumpul-kumpul berawal dari kerinduan Mama Yosi (FB. Sumoi Yo She Fei) dan Om Christo (FB. Christo Wuwur) namun karena kesibukan mereka yang mondar mandir Bandung-Bali-Jakarta rencana untuk kopdar belum menemukan tanggal yang pas, Mama Yosi Cuma bilang sebelum beliau berangkat ke Spanyol kita harus ketemuan dulu.
Setelah beberapa kali komunikasi dengan om @Hartono Hasian (Suhu kami yang di Jakarta) dan Mama Yosi akhirnya di sepakati Sabtu, 11 April 2015 kami akan Jalan-jalan ke Bandung. Awalnya kami berencana naik kendaraan umum (bus/kereta) tetapi Om Hartono berbaik hati menawarkan untuk menggunakan mobil beliau, yup saya setuju dan saya ditugaskan om Hartono untuk mengkoordinir siapa saja yang akan ikut mengingat mobil hanya muat 7 seat.
Ternyata antusias teman-teman untuk ke Bandung lumayan besar sampai-sampai tante Menie (FB. Triwahyu Trisnaningsih) menyiapkan mobilnya juga untuk dipakai, terkumpul 14 orang dari Jakarta, Bogor, Bekasi, Depok dan Karawang siap meluncur ke Bandung, dibagi 2 meeting point mobil tante Menie di depan RS. Sumber Waras Jakarta Barat dan mobil Om Hartono di depan RS. UKI Cawang tepat jam 07.00 Wib kami meluncur ke Bandung.
Di mobil Om Hartono yang pasti ada om Har (suhu merangkap driver yang baik hati), saya, @Mulyati Asih, @Gayatri, Abdul Rozik, Eka Wahyuni, @ibnu dan Yudi sedangkan di mobil yang satunya ada Tante Menie, @Irmanur, Ewan San, Rizal Mahendra, Nungki dan Fahar, tiba di Bandung kurang lebih jam 10.00 Wib dan kami langsung di sambut hangat oleh mama Yosi, Om Christo dan Romo.
Sebagai tujuan pertama kami di jamu dengan masakan sunda di RM. Ibu Haji Cijantung d/h. Ciganea jalan Merak No. 11 Bandung rasanya sunda pisan euy apalagi sambalnya maknyosss banget, aneka pepesnya juga tidak kalah nikmat, kami semua makan dengan lahap.
Setelah perut kenyang kami menuju melanjutkan perjalanan ke destinasi kedua yaitu Taman Hutan Raya (TAHURA) Ir. Juanda yang berada di kawasan Dago Pakar. Di Tahura kami berencana mengunjungi Goa Belanda dan Goa Jepang, harga tiket masuk Rp. 10.000/org perjalanan dari pintu gerbang masuk ke Goa Belanda sesuai petunjuk 1 KM dengan kondisi jalan menurun dalam perjalanan Om Hartono bilang “waduh ini turun nya sih enak tapi coba nanti balik pasti menanjak, saya kuat gak ya?” itu yang membuat kami tertawa, tiba-tiba ada motor ojek yang lewat dan ada yang nyeletuk “udah balik naik ojek aja Om atau gak naik kuda,” akhirnya si Om semangat lagi untuk jalan.
Selesai menyusuri Goa Belanda kami istirahat sebentar sebelum melanjutkan perjalanan ke Goa Jepang, ada hal yang unik yang membuat saya dan Om Hartono kagum di saat teman-teman kami yang beragama Islam ijin sebentar untuk melaksanakan sholat Zuhur di salah satu musholla, mereka sholat berjamaah di pimpin Mas Rozik indahnya kebersamaan tidak hanya saat jalan-jalan saja, namun ketika beribadah juga kompak, salut deh… sayang moment itu tidak sempat saya foto.
Lanjut perjalanan ke Goa Jepang ternyata tidak melawati jalan yang sama ketika kami berangkat jadi tidak ada acara naik ojek hehehe.., foto-foto sebentar dan kami bergegas keluar lokasi Tahura karena hari sudah mau hujan, tujuan selanjutnya Paskal Food Market disana kami sudah janjian akan bertemu dengan Momod @deffa dan salah satu teman kami Vera @kimonoku yang nyusul dari Jakarta menggunakan travel (nekat yaa dan patut diacungi jempol) itulah kebersamaan kami.
Di Paskal Food Market acaranya bebas, ya bebas memilih makanan apa yang akan dimakan karena disitu tersedia kurang lebih 50 booth makanan dan minuman, selesai makan dan bertemu dengan momod @deffa dan @kimonoku kami sebenarnya berencana untuk bergegas pulang karena hari sudah sore tapi tiada kesan ke Bandung tanpa buah tangan khas Bandung, kami diantar @deffa ke Batagor Kingsley dan lanjut ke Kartika Sari ada yang belanja oleh-oleh ada juga sebagian yang makan malam di RM. Ampera.
Kira-kira pukul 19.00 di parkiran Kartika Sari acara kami selesai, saling berpamitan untuk bertemu kembali oh iya mama Yosi tidak ikut kami ke Kartika Sari jadi kami sudah berpamitan pas didepan Batagor Kingsley. Kami pulang ke Jakarta dengan hati senang dan siap merencanakan jalan-jalan selanjutnya.
Terima kasih untuk Mama Yosi dan Om Christo, Momod Deffa, Om Hartono, Tante Menie, bahkan semua teman-teman yang ikut,
see you next trip…
Bonus foto-fotonya nih
Ide untuk kumpul-kumpul berawal dari kerinduan Mama Yosi (FB. Sumoi Yo She Fei) dan Om Christo (FB. Christo Wuwur) namun karena kesibukan mereka yang mondar mandir Bandung-Bali-Jakarta rencana untuk kopdar belum menemukan tanggal yang pas, Mama Yosi Cuma bilang sebelum beliau berangkat ke Spanyol kita harus ketemuan dulu.
Setelah beberapa kali komunikasi dengan om @Hartono Hasian (Suhu kami yang di Jakarta) dan Mama Yosi akhirnya di sepakati Sabtu, 11 April 2015 kami akan Jalan-jalan ke Bandung. Awalnya kami berencana naik kendaraan umum (bus/kereta) tetapi Om Hartono berbaik hati menawarkan untuk menggunakan mobil beliau, yup saya setuju dan saya ditugaskan om Hartono untuk mengkoordinir siapa saja yang akan ikut mengingat mobil hanya muat 7 seat.
Ternyata antusias teman-teman untuk ke Bandung lumayan besar sampai-sampai tante Menie (FB. Triwahyu Trisnaningsih) menyiapkan mobilnya juga untuk dipakai, terkumpul 14 orang dari Jakarta, Bogor, Bekasi, Depok dan Karawang siap meluncur ke Bandung, dibagi 2 meeting point mobil tante Menie di depan RS. Sumber Waras Jakarta Barat dan mobil Om Hartono di depan RS. UKI Cawang tepat jam 07.00 Wib kami meluncur ke Bandung.
Di mobil Om Hartono yang pasti ada om Har (suhu merangkap driver yang baik hati), saya, @Mulyati Asih, @Gayatri, Abdul Rozik, Eka Wahyuni, @ibnu dan Yudi sedangkan di mobil yang satunya ada Tante Menie, @Irmanur, Ewan San, Rizal Mahendra, Nungki dan Fahar, tiba di Bandung kurang lebih jam 10.00 Wib dan kami langsung di sambut hangat oleh mama Yosi, Om Christo dan Romo.
Sebagai tujuan pertama kami di jamu dengan masakan sunda di RM. Ibu Haji Cijantung d/h. Ciganea jalan Merak No. 11 Bandung rasanya sunda pisan euy apalagi sambalnya maknyosss banget, aneka pepesnya juga tidak kalah nikmat, kami semua makan dengan lahap.
Setelah perut kenyang kami menuju melanjutkan perjalanan ke destinasi kedua yaitu Taman Hutan Raya (TAHURA) Ir. Juanda yang berada di kawasan Dago Pakar. Di Tahura kami berencana mengunjungi Goa Belanda dan Goa Jepang, harga tiket masuk Rp. 10.000/org perjalanan dari pintu gerbang masuk ke Goa Belanda sesuai petunjuk 1 KM dengan kondisi jalan menurun dalam perjalanan Om Hartono bilang “waduh ini turun nya sih enak tapi coba nanti balik pasti menanjak, saya kuat gak ya?” itu yang membuat kami tertawa, tiba-tiba ada motor ojek yang lewat dan ada yang nyeletuk “udah balik naik ojek aja Om atau gak naik kuda,” akhirnya si Om semangat lagi untuk jalan.
Selesai menyusuri Goa Belanda kami istirahat sebentar sebelum melanjutkan perjalanan ke Goa Jepang, ada hal yang unik yang membuat saya dan Om Hartono kagum di saat teman-teman kami yang beragama Islam ijin sebentar untuk melaksanakan sholat Zuhur di salah satu musholla, mereka sholat berjamaah di pimpin Mas Rozik indahnya kebersamaan tidak hanya saat jalan-jalan saja, namun ketika beribadah juga kompak, salut deh… sayang moment itu tidak sempat saya foto.
Lanjut perjalanan ke Goa Jepang ternyata tidak melawati jalan yang sama ketika kami berangkat jadi tidak ada acara naik ojek hehehe.., foto-foto sebentar dan kami bergegas keluar lokasi Tahura karena hari sudah mau hujan, tujuan selanjutnya Paskal Food Market disana kami sudah janjian akan bertemu dengan Momod @deffa dan salah satu teman kami Vera @kimonoku yang nyusul dari Jakarta menggunakan travel (nekat yaa dan patut diacungi jempol) itulah kebersamaan kami.
Di Paskal Food Market acaranya bebas, ya bebas memilih makanan apa yang akan dimakan karena disitu tersedia kurang lebih 50 booth makanan dan minuman, selesai makan dan bertemu dengan momod @deffa dan @kimonoku kami sebenarnya berencana untuk bergegas pulang karena hari sudah sore tapi tiada kesan ke Bandung tanpa buah tangan khas Bandung, kami diantar @deffa ke Batagor Kingsley dan lanjut ke Kartika Sari ada yang belanja oleh-oleh ada juga sebagian yang makan malam di RM. Ampera.
Kira-kira pukul 19.00 di parkiran Kartika Sari acara kami selesai, saling berpamitan untuk bertemu kembali oh iya mama Yosi tidak ikut kami ke Kartika Sari jadi kami sudah berpamitan pas didepan Batagor Kingsley. Kami pulang ke Jakarta dengan hati senang dan siap merencanakan jalan-jalan selanjutnya.
Terima kasih untuk Mama Yosi dan Om Christo, Momod Deffa, Om Hartono, Tante Menie, bahkan semua teman-teman yang ikut,
see you next trip…
Bonus foto-fotonya nih










Komentar
Posting Komentar